Gelombang Air Laut di Beberapa Daerah Cukup Tinggi, BMKG Peringatkan Nelayan

Gelombang Air Laut di Beberapa Daerah Cukup Tinggi, BMKG Peringatkan Nelayan

  11 Oct 2017   , ,

Setelah daerah timur Indonesia, tepatnya di daerah Lombok, Nusa Tenggara Barat diguncang gempa berskala 7.0 SR, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini akan terjadinya ombak besar dengan ketinggian antara 2,5 sampai 4 meter. Ombak tersebut diperkirakan bakal menyapu daratan di sekitar bagian barat Lampung dan sebelah selatan Selat Sunda.

Menurut Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung berdasarkan data yang dimilikinya, gelombang tinggi tersebut disebabkan karena terjangan angin dengan kecepatan 3 sampai 20 knots atau sekitar 5 sampai 37 km/jam dari arah tenggara sampai ke selatan dengan jarak cakupan sekitar 5 sampai 10 kilometer. Angin kencang dan gelombang tinggi tersebut terjadi pada tanggal 11 Agustus 2018 atau hari ini sampai dengan besok (12/8) mulai pukul 07.00 WIB.

Selain menginformasikan masalah ombak tinggi tersebut, pihak BMKG juga mengatakan bahwa suhu udara di daerah yang terpapar oleh angin kencang tersebut masih dapat dianggap normal, yaitu antara 22 sampai 33 derajat Celcius dengan humidity sekitar 58 sampai 96 persen.

Hanya saja, khususnya untuk daerah Lampung Barat, Pesisir barat dan Tanggamus, suu udaranya hanya mencapai 16 sampai 30 derajat Celcius saja dengan kelembapan udara sebesar 65 sampai 98 persen.

Untuk cuacanya, khususnya di daerah Kabupaten Pesisir Barat, Lampung Barat, Lampung Utara, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Tanggamus dan Way Kanan akan berpotensi hujan ringan sampai sedang pada waktu siang dan sore hari. Untuk malam harinya, juga ada beberapa daerah tersebut yang akan mendapatkan hujan ringan.

Sebelum ini, gelombang setinggi 3 meter juga telah terjadi di daerah Bangka dan Selat Karimata dengan kecepatan angin antara 4 sampai 38 kilometer per jam yang bergerak dari arah timur menuju selatan dan disertai dengan terbentuknya awan Cumulonimbus yang berpotensi membuat badai petir.

Oleh karenanya, dikarenakan gelombang yang tinggi, angin kencang dan juga suhu yang dapat sewaktu-waktu berganti secara drastis, maka pihak BMKG menyarankan, khususnya kepada para nelayan agar lebih berhati-hati ketika melaut karena ancaman dapat datang secara tiba-tiba.

Untuk daerah lainnya, khususnya di beberapa kota dan kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur, akan berpotensi cerah berawan dalam beberapa hari ke depan. Suhu udaranya pun belum dapat dipastikan secara tepat karena selalu ada perubahan cepat dengan kelembapan yang mencapai titik maksimum, 90 persen.

Sedangkan untuk daerah Bali dan sekitarnya, ada kemungkinan dalam beberapa hari ke depan akan turun hujan ringan sampai taraf sedang. Tidak hanya itu, ada perkirakan bahwa air laut menjadi hangat dengan suhu sekitar 26 sampai 28 derajat Celcius.

Untuk masalah gelombang air lautnya sendiri, pihak BMKG Wilayah III Denpasar mengatakan bahwa ketinggian gelombang masih relatif aman, yaitu sekitar 0,5 sampai 2 meter. Sedangkan untuk daerah perairan sebelah selatan Bali, akan ada kenaikan ketinggian gelombang air laut mencapai maksimal 3,5 meter karena terpengaruh oleh gelombang swell yang berasal dan berpusat di Australia bagian barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *