Instagram Batik Air Banjir Caci Maki Setelah Ada Penumpang Sakit Ditolak untuk Naik Pesawat

Instagram Batik Air Banjir Caci Maki Setelah Ada Penumpang Sakit Ditolak untuk Naik Pesawat

Pada pertengahan bulan Mei 2018 kemarin, ada satu penumpang pesawat Batik Air dengan rute tujuan Cengkareng, Jakarta Barat – Bandar Utara Sultan Balbullah, Ternate, Maluku Utara, harus diturunkan paksa karena bertindak konyol dengan berteriak bahwa dia sedang membawa bom. Tidak hanya sekadar diturunkan saja, penumpang yang bersangkutan langsung digelandang ke kantor keamanan untuk diinterogasi lebih lanjut.

Kini ada satu lagi kasus penumpang yang harus diturunkan oleh pihak Batik Air. Penumpang yang bersangkutan adalah seorang ibu-ibu berinisial YS bersama anakanya, PA, yang sedang dalam kondisi sakit. Menurut YS, dia menggunakan layanan Batik Air untuk dapat pulang ke Medan dari Jakarta. Akan tetapi, ketika mengetahui bahwa anaknya sedang sakit dan mengeluarkan aroma kurang sedap, pihak Batik Air langsung meminta YS dan PA untuk turun dan menyerahkan surat keterangan laik terbang oleh dokter.

YS sendiri mengatakan dalam video unggahannya bahwa dia sudah membayar tiket secara penuh, sudah memberikan surat keterangan dari dokter. Akan tetapi justru seakan tidak dipercaya, pihak Batik Air menyuruh ibu dan anak tersebut untuk naik dan turun pesawat dalam beberapa kali yang mana akhirnya keduanya benar-benar tidak diperbolehkan naik dan pihak Batik Air akan mengembalikan seluruh uang tiket (refund) kepada YS.

Baca juga : Gelombang Air Laut di Beberapa Daerah Cukup Tinggi, BMKG Peringatkan Nelayan

YS kecewa karena batik air menyuruh mereka turun gara-gara PA sakit

Tentu saja bukan masalah uang dapat dikembalikan atau tidak, namun YS sendiri kecewa karena kekurangprofesionalan pihak Batik Air yang justru melarang dan menyuruh mereka turun hanya gara-gara PA sakit dan berbau kurang sedap.

Terkait dengan hal ini, pihak Batik Air langsung memberikan konfirmasi dan klarifikasinya bahwa mereka menjalankan apa yang harus dijalankan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Bahkan sebelum memutuskan untuk menurunkan dan melarang ibu dan anak tersebut, pihak awak kabin sudah meminta izin kepada YS untuk dapat memeriksa PA.

Ketika mengetahui bahwa PA menderita penyakit dan mengeluarkan bau cukup menyengat, maka awak kabin meminta YS untuk menunjukkan surat pengantar dari dokter sebagai tanda laik terbang. Sayangnya, menurut pihak awak kabin, justru pada waktu itu YS tidak dapat menunjukkannya, padahal sesuai dengan aturan penerbangan yang dianut oleh semua armada di seluruh Indonesia, semua penumpang wajib memberikan informasi jelas mengenai kondisi diri sendiri atau anggota keluarganya sebelum naik ke pesawat.

Dengan mempertimbangkan faktor kenyamanan dari penumpang lainnya, maka awak kabin memutuskan untuk menyuruh YS dan PA untuk turun serta akan mengganti uang tiket yang telah dibeli berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Ternyata, apa yang telah diputuskan dan dilakukan oleh awak kabin Batik Air tersebut menjadi sorotan, bahkan menjadi bullyan oleh warga net. Di akun Instagram resminya, banyak komentar negatif yang dituliskan netizen atas kejadian tersebut dan tidak sedikit pula yang bakal memboikot ataupun tidak ingin lagi menggunakan layanan dari Batik Air.

Terbukti bahwa dua postingan terbaru di akun Instagram Batik Air penuh dengan caci maki dari netizen yang mengetahui masalah tersebut. Tidak sedikit yang menyesalkan bahwa Batik Air harus berbuat seperti itu kepada YS dan PA yang mana menurut mereka justru harus mendapatkan pelayanan yang maksimal.

1 thought on “Instagram Batik Air Banjir Caci Maki Setelah Ada Penumpang Sakit Ditolak untuk Naik Pesawat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *